
Wisata Bisnis – Generasi Z atau Gen Z dikenal sebagai generasi yang kreatif. Cara pandang mereka soal mendapatkan uang tak lagi cuma dengan bekerja. Bagi Gen Z, membangun usaha jadi salah satu cara di tengah sulitnya mencari pekerjaan. Bahkan, bagi mereka usaha tidak selalu membutuhkan banyak modal besar. Bisnis justru bisnis dimulai dari skill bahkan hobi yang awalnya terlihat sepele.
Bisnis kreatif menitikberatkan ideasi serta orisinalitas, berbeda dari bisnis inovatif yang menitikberatkan efisiensi sistem. Generasi Z berpeluang menghasilkan keuntungan lewat ide bisnis kreatif melalui penguasaan teknologi digital serta kepekaan tren. Berikut peluang bisnis kreatif yang bisa kamu coba.
1. Jasa Poles Profil Karier dan Branding
Dunia kerja semakin kompetitif, apalagi sekarang orang kantor hobi mengaudit media sosial pelamar kerja. Di sinilah peluang kamu berperan sebagai penata gaya profesional bagi pencari kerja.
Ide bisnis kreatif untuk anak muda ini tidak cuma urusan merapikan format kertas lamaran, tapi juga membangun citra diri yang kuat di internet seperti di LinkedIn atau website portofolio pribadi.
Kamu bisa menawarkan paket bersih-bersih jejak digital, optimasi kata kunci di profil profesional, sampai latihan bicara buat wawancara lewat video. Berhubung keinginan untuk mendapat pekerjaan impian itu besar, jasa ini bakal terus dicari serta punya margin untung oke karena modalnya cuma keahlian kamu sendiri.
2. Manajemen Media Sosial
Selain tidak sempat foto produk, ada banyak juga pengusaha milenial dan Gen Z yang ingin memulai bisnis online tapi tidak memiliki pengetahuan mengenai media sosial.
Dengan jasa ini, kamu bisa menawarkan jasa pengoptimasian media sosial sebagai media pemasaran secara digital. Kesempatan ini bisa kamu jadikan peluang untuk mendapatkan pengalaman bekerja di bidang digital marketing.
3. Kursus Privat
Ide bisnis selanjutnya untuk milenial dan Gen Z yang satu ini bisa kamu lakukan tanpa modal sama sekali. Cocok untuk kamu suka mengajar dan berbagai ilmu dengan banyak orang.
Jenis kursusnya bisa disesuaikan dengan kemampuan yang dimiliki, misalnya kursus musik, pelajaran sekolah, bahkan hingga mengaji. Coba tawarkan kursus online yang pelaksanaannya lebih efisien dari segi waktu dan agar memungkinkan kamu untuk memiliki murid yang jarak tinggalnya jauh.
4. Jasa Adaptasi Konten Luar
Banyak perusahaan luar negeri yang tertarik untuk melebarkan sayapnya di Indonesia. Masalahnya, bahasa masih menjadi penghambat. Inilah saatnya kamu menawarkan aneka ide bisnis kreatif di bidang penyesuaian bahasa. Demand ini melonjak seiring ekspansi pasar teknologi global ke nusantara.
Kamu bisa mendampingi para kreator atau pemilik bisnis dari luar negeri untuk mengubah bahasa kontennya jadi gaul serta nyambung sama selera orang kita.
Bisnis jasa ini hampir bebas biaya modal karena kamu cuma butuh laptop serta otak yang cerdas untuk merangkai kata-kata dari mana saja. Potensi keuntungannya pun terbuka lebar bagi siapa saja yang jago bahasa serta paham idiom lokal.
5. Hias Mahar
Mahar atau seserahan untuk lamaran dan pernikahan biasanya dihias dengan cantik. Ternyata menghias mahar ini butuh ketelitian yang tinggi sehingga banyak calon pengantin yang tidak sempat melakukannya sendiri dan memilih untuk menggunakan jasa ini. Bisnis satu ini sangat cocok bagi kamu yang suka dengan dekorasi dan kerajinan tangan.
Umumnya mahar yang sudah dihias ini juga dijual beserta isinya. Bebaskan pelanggan untuk dapat memilih sendiri isi dari mahar atau lebih baik lagi jika membiarkan mereka membelinya sendiri.
6. Bisnis Photobooth
Kalau modal tak sebesar bisnis studio foto, bisnis photobooth juga bisa jadi alternatif. Photobooth semakin sering hadir di berbagai acara, seperti ulang tahun, lamaran, hingga acara kantor. Bisnis ini cocok untuk Gen Z karena berbasis event dan bisa dijalankan secara fleksibel.
Pastikan photobooth Anda punya konsep yang unik. Sediakan juga properti yang menarik dan hasil foto bagus. Anda juga bisa menjalin kerja sama dengan tempat makan atau mall.