
Wisata Bisnis – Agrowisata merupakan bentuk pariwisata yang berfokus pada aktivitas terkait pertanian, perkebunan, dan agribisnis. Selain sekadar hiburan, agrowisata juga memberikan pembelajaran tentang pentingnya perkebunan dan keberlanjutan dalam menjaga keseimbangan alam.
Pengembangan hal ini tidak hanya bermanfaat untuk pengunjung, tetapi juga memberikan peluang bagi petani lokal untuk meningkatkan pendapatan mereka.
Pengertian Agrowisata
Agrowisata merupakan istilah yang berasal dari bahasa Inggris, yaitu “agrotourism”, yang terdiri dari kata “agro” yang merujuk kepada pertanian, dan “tourism” yang berarti wisata. Dengan demikian, agrowisata merupakan gabungan antara pariwisata dan pertanian. Ini mencakup kegiatan pelancongan yang terintegrasi dengan seluruh sistem pertanian, dimana obyek wisata, teknologi pertanian, dan komoditasnya dimanfaatkan.
Agrowisata adalah upaya pengembangan rekreasi yang terkait dengan kegiatan pedesaan dan pertanian, yang bertujuan untuk meningkatkan nilai tambah dari kegiatan perkebunan dan kesejahteraan pedesaan. Konsep rekreasi ini melibatkan pemanfaatan usaha pertanian sebagai objek pelancongan, dengan tujuan untuk memberikan pengetahuan yang lebih luas, pengalaman rekreasi, dan mempererat hubungan di dalam industri pertanian.
Manfaat Agrowisata
Tujuan dari rekreasi ini adalah untuk memperluas pengetahuan, pengalaman rekreasi, dan memperkuat hubungan usaha di sektor agraria. Dengan mengembangkan rekreasi yang menekankan pada kearifan lokal dalam memanfaatkan lahan, dapat meningkatkan pendapatan petani, menjaga keberlanjutan sumber daya lahan, serta melestarikan budaya dan teknologi lokal yang sesuai dengan kondisi alam setempat. Secara khusus, beberapa manfaat yang dihasilkan, meliputi:
-
- Peningkatan konservasi lingkungan
- Peningkatan nilai estetika dan keindahan alam
- Memberikan kesempatan rekreasi
- Mendorong kegiatan ilmiah dan pengembangan ilmu pengetahuan, serta
- Memberikan dampak positif pada aspek ekonomi.
Oleh karena itu, dapat diartikan bahwa manfaat agrowisata tidak hanya merupakan varian rekreasi biasa, tetapi juga berperan sebagai penghubung antara pesona alam, aktivitas pertanian, dan pelestarian lingkungan. Melalui kegiatan interaktif dan pencerahan, rekreasi ini memberikan manfaat yang beragam bagi komunitas setempat, sektor turisme, dan ekosistem. Mendukung dan mengembangkan konsep agrowisata ini penting dalam mendorong keberlanjutan ekonomi dan lingkungan, serta memperkaya pengalaman pelancong dalam menjelajahi kekayaan alam dan kearifan lokal di sekitar kita.
Contoh Agrowisata di Jogja
1. Hutan Pinus Mangunan
Menikmati sejuknya alam sambil menenangkan diri di kawasan Hutan Pinus Mangunan bersama keluarga mungkin bakal seru dan menyenangkan. Masih mengutip laman Visiting Jogja, kawasan ini terletak di Desa Mangunan, Dlingo, Kabupaten Bantul. Destinasi wisata ini menyuguhkan berbagai tanaman berkayu seperti mahoni, akasia, pinus, dan kayu putih.
Hutan Pinus Mangunan memiliki dua gardu pandang sehingga wisatawan dapat melihat pemandangan alam yang indah dan hijau. Hembusan angin sepoi-sepoi menambah rasa tenang dan nyaman. Objek wisata ini memberikan fasilitas lengkap seperti kulineran, musala, hingga area outbound.
2. Agrowisata Bhumi Merapi
Destinasi wisata ini menghadirkan wisata bernuansa alam yang edukatif dan cocok untuk liburan bersama keluarga atau teman. Wisata ini berlokasi di Jalan Kaliurang Km 20, Sawungan, Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman.
Merujuk laman sibakuljogja.jogjaprov.go.id, wisatawan dapat berinteraksi dengan binatang seperti kambing, kelinci, kijang, dan satwa lainnya. Selain itu, ada eduwisata pertanian seperti hidroponik dan buah-buahan yang mengasyikkan. Wisatawan juga bisa mencoba proses pembuatan kopi luwak.
Ada spot-spot menarik yang instagramable di Bhumi Merapi. Wisatawan dapat berfoto di bangunan-bangunan bergaya Eropa dengan mengenakan pakaian khas Eropa yang bisa mereka sewa di sana.
3. Sabila Farm
Merujuk pada laman resmi Sabila Farm, objek wisata ini merupakan kebun buah tropis yang tentunya mengasyikkan untuk dikunjungi keluarga atau anak-anak saat liburan. Sabila Farm berlokasi di Jalan Kaliurang km 18,5 Sleman.
Destinasi wisata ini menghadirkan beragam buah seperti buah naga, srikaya, pepaya, jeruk RGL, dan masih banyak lagi. Selain buah, ternyata wisata ini juga memproduksi sayuran serta koleksi tanaman bunga.
Wisatawan dapat belajar pengembangan budidaya hortikultura sekaligus melihat pemandangan gunung Merapi yang indah. Selain itu, Sabila Farm menyediakan fasilitas lain seperti kegiatan magang, PKL, dan pelatihan intensif lainnya.
4. Jogja Agro Techno Park
Destinasi wisata ini menghadirkan beragam edukasi wisata pertanian yang mengasyikkan bagi anak-anak dan keluarga. JATP berlokasi di Sotan, Kecamatan Nanggulan, Kabupaten Kulon Progo.
Masih dari laman Visiting Jogja, anak-anak bakal diperkenalkan dengan sayur-sayuran, buah-buahan, dan berbagai bunga ketika berkunjung ke sini. Menariknya, mereka dapat memetik buah dan sayur yang masih segar dan siap panen.
Destinasi wisata ini memberikan berbagai fasilitas seperti parkiran yang luas, warung-warung kuliner, musala, dan fasilitas lainnya.