
Wisata Bisnis – Di zaman yang super modern seperti sekarang ini, menggandakan uang sangat dibutuhkan untuk kelangsungan masa depan. Salah satunya dengan cara investasi. Berinvestasi memang merupakan cara seseorang untuk memenuhi tujuan keuangan. Ada banyak cara berinvestasi yang bisa Anda temukan untuk menginvestasikan uang Anda, namun kita semua tentunya tahu bahwa bukan hanya dengan berinvestasi kita pasti akan mendapatkan uang tambahan, bukan?
Adanya pilihan jenis investasi menguntungkan di era sekarang ini juga menuntut Anda untuk bisa memilih prioritas terbaik untuk menentukannya. Tentukan prioritas dengan segala rekomendasi cara berinvestasi yang sudah Anda dapatkan. Anda juga harus memiliki plan kedepan yang rinci dan jelas, disertai keuntungan dan risiko yang harus dihadapi. Maka dari itu, belajar untuk membuat prioritas dari saat ini juga sangat diperlukan.
Nah, artikel ini bakal kasih panduan praktis biar nggak boncos di awal-awal. Yuk, scroll terus dan temukan tips investasi untuk pemula yang bisa bikin langkah pertamamu makin mantap!
1. Tentukan tujuan dan jangka waktunya
Seperti langkah dasar, tujuan dan jangka waktu berinvestasi adalah modal penting yang harus dimiliki para investor pemula. Dengan menentukan tujuan dan jangka waktu, Anda bisa lebih fokus serta terarah mengelola portofolio yang dimiliki. Tujuan dan jangka waktu juga bisa dibarengi konteksnya, misal berinvestasi untuk dana pernikahan dalam waktu 5 tahun ke depan, atau jalan-jalan bersama keluarga 2 tahun lagi.
2. Ketahui profil risiko yang dimiliki
Nah, ingat juga untuk tidak langsung membeli produk investasi tanpa mengetahui apa profil risiko Anda. Profil risiko sangat penting karena dapat menentukan bagaimana sikap Anda dalam memilih produk yang sesuai dengan kesanggupan mengelola keuangan. Profil risiko investor umumnya terbagi menjadi tiga, yaitu resiko rendah, sedang, dan tinggi.
3. Tanamkan Mindset Yang Benar
Optimis, pantang menyerah dan tidak takut mengambil risiko. Tanamkan mindset tersebut sebelum memulai. Mindset adalah salah satu dari sekian banyak hal yang mempengaruhi kesuksesan seseorang selain kerja keras, pengalaman, skill, network dan sebagainya. Karena pada dasarnya mindset mempengaruhi kebiasaan dan tindakan setiap harinya. Kesuksesan seseorang dipengaruhi oleh mindset memiliki persentase 80% dan 20% adalah skill.
Mindset membawa dampak yang signifikan dalam mencapai kesuksesan Beberapa orang berpikir investasi adalah cara untuk cepat kaya. Perbedaan mindset ini akan membuat seseorang yang melakukan hal yang sama namun memiliki hasil yang berbeda. Oleh karena itu perlu diketahui beberapa mindset yang dapat mengubah perilaku dan tindakan Anda kearah yang lebih baik untuk kesuksesan.
4. Siapkan dana khusus tersendiri
Setiap jenis investasi memiliki risiko tersendiri. Oleh sebab itu, investasi harus dilakukan dengan dana khusus. Terlebih lagi bagi para pemula yang masih meraba dan mempelajari bagaimana cara kerja investasi. Dana khusus tersendiri ini kerap dikenal sebagai ‘uang dingin’ yang bisa Anda gunakan untuk menjajal sepak terjang dunia investasi saat baru memulainya.
5. Pantau dan Evaluasi Secara Berkala
Investasi bukan cuma soal naruh uang dan ditinggal tidur. Sesekali kamu perlu pantau, lihat performanya, dan evaluasi apakah masih sesuai dengan tujuan dan kondisinya sekarang. Jangan sampai lupa dan jadi nggak terarah.
6. Jangan Mengabaikan Inflasi
Cara berinvestasi ini yang patut untuk dihindari. Jika Anda mengabaikan inflasi dalam memilih sarana investasi jangka panjang, bisa jadi investasi Anda mengecil daya belinya. Menurut laporan dari Bank Indonesia, pada Agustus 2013, Indonesia mengalami inflasi sebesar 8.79% dan pada Juli 2013 8.61%. Artinya, jika Anda menanamkan uang di Bank BUMN Deposito yang memberikan bunga 5.46% untuk 1 tahun, atau bahkan di Bank Swasta non-devisa (yang terkenal dengan suku bunga yang tinggi) 7.21% untuk 1 tahun, Anda memiliki risiko inflasi yakni nilai tunai akan berkurang oleh inflasi.
Bagi mayoritas orang, investasi saham atau reksa dana adalah salah satu cara untuk bersaing dengan inflasi. Anda perlu memperhatikan bahwa nilai saham bisa naik dan turun kapan saja. Hal itu karena saham investasi yang paling beresiko. Namun, saham memberikan potensi keuntungan yang paling besar dan telah secara konsisten melampaui inflasi sejak tahun 1940-an.
7. Mulai Dengan Investasi Kecil Terlebih Dahulu
Demi menumbuhkan rasa percaya diri, mulai dengan modal sedikit demi sedikit adalah cara berinvestasi untuk pemula. Pilih investasi yang sudah terjamin dan memiliki performa yang baik selama lima hingga sepuluh tahun terakhir. Anda bisa konsultasi lebih lanjut kepada broker Anda. Untuk referensi, bacalah lebih banyak buku mengenai tips bermain saham untuk pemula atau mengikuti seminar serta perkembangan saham di internet.